Siapa yang menggantungkan hatinya kepada dunia, maka ia tak akan pernah dapat mengecap kelezatan khlawah (berdua-duan) dengan Allah SWT.
Siapa yang menautkan hatinya pada permainan dunia, maka ia tak pernah bisa merasakan manisnya berdekatan dengan kalam Allah (al Qur'an).
Siapa yang mendekatkan hatinya pada kekuasaan, maka ia tak akan pernah meraih indahnya tawadhu' di hadapan Allah.
Siapa yang memiliki ketergantungan pada harta, maka ia tak bisa menggapai sejuknya berderma di jalan Allah.
Siapa yang membiarkan hatinya terseret tenggelam mengikuti arus syahwat, maka ia tak pernah merasakan keindahan ma'rifatullah.
Siapa yang membiarkan hatinya memiliki ketergantungan terhadap istri dan anak, maka ia tak dapat meraih manisnya berjuang di jalan Allah.
Dan siapa yang menyuburkan angan-angan panjang di hatinya, maka ia tak akan pernah merasakan kerinduan terhadap surga.
(Hakadza 'allamtnil hayat, DR. Mustafa Siba'i).
by: Ahmad Mustaqim Milis PIP PKS Arab Saudi
--
## part of post copied from FB
2 comments:
subhanallah,,
kata2 itu, banyak yg tertembak kat diri sendiri.
bru sedar knp selama ni sush nak rasa excitednya bersedekah, rupanya rantai dunia ini terlalu kuat.
Ya Allah,, semoga kebergantungn itu hanya padaMu.
Syabab >>
aamin ya rabb,InshaAllah,moga saja kebergantungan kita hanya pada Allah 'azzawajalla semata-mata.
mohon doa dari syabab
Post a Comment